Pages

Kamis, 31 Januari 2013

proses pencetakan karet :)



pada beberapa minggu yang lalu tepatnya pada akhir desember pada saat liburan semester ganjil kemarin saya pergi ke baturaja, tepatnya didaerah batu marta. Hemm disana saya melihat banyak pohon karet. Saya juga melihat bagaimana cara pohon karet yang sudah di di ambil getahnya lalu dicetak dan di timbang. Ternyata cara mencetak karet itu susah. Setelah getah karet diambil getahnya, lalu karet dibawa ketempat pencetakan, kebetulan rumah pakde saya dibelakangnya ada tempat mencetak getah karet. Tempat mencetak karet itu berupa lubang berbentuk persegi, didalamnya sudah dibentuk tali tambang gunanya untuk mengangkat getah karet yang sudah mengeras. Getah-getah yang sudah disadap tadi dibawa ke tempat pencetakan. Lalu getah yang sudah mengeras yang sudah mengeras yang berbentuk bulat atau yang biasa di sebut balem dimasukkan kedalam lubang pencetakan getah karet tadi. Setelah getah tersebut dimasukkan, getah karet yang masih cair yang belum berbentuk balem dimasukkan juga kedalam lubang tadi. Pada saat mencetak karet, luar biasa bau sekali aromanya. Lalu diberi alkohol (obat agar getah karet menjadi keras). Setelah itu diberi air sampai tempat pencetakan getah karet airnya penuh. Tahap terakhir getah karet ditekan tekan sampai memadat. Dibiarkan selama satu hari agar mengeras. Keesokan harinya, pada sore hari getah karet yang sudah mengeras diangkat lalu dibawa untuk di timbang.  Waaw ternyata luar biasa harga 1 cetak karet berbentuk persegi itu beratnya beranekaragaman bahkan bisa mencapai 10 kg. tapi harga karet saat ini sedang turun harga, 1kgnya 10.000. bayangkan dan kalikan saja jika 1 cetak karet beratnya 10kg. itu baru 1 cetakan karet, apalagi 20  cetakan karet. Selama 1 hari saja sudah mendapatkan hasil kurang lebih 20 juta.  Semoga dengan cerita singkat ini bisa memberikan manfaat dan juga kita bisa termotivasi untuk belajar lebih giat lagi untuk menjadi orang sukses terimakasiiih.

0 komentar:

Posting Komentar

 

Fans